Kumpulan Puisi Cinta dan Rohani

>——> ®-˜ “CINTAKU BEGITU BESARUNTUKMU” ˜-® <——<

Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong,

Hanya kau yang ada dpikiranku sekarang

aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku

Engkau sunguh menbuatku tak mengerti,

Rasa hati jadi tak menentu,

Untuku kau sangat berharga,

Lihat diriku ini yang berjuang untuk mencintaimu,

aku sangat mencintaimu 

Namun kau tapernah sadari itu

Walau perih hati ini 

Aku disini akan selalu mencintaimu,

Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu,

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “TINGGAL KENANGAN” ˜-® <——<

Dalam kehampaan tanpa menyentuh kasih sayang,
kucoba bertahan dalam kesendirian yang kelam.
harapan demi harapan berakhir dengan kegagalan,
hanya ketegaran mengajarkanku untuk melawan.

Sulitnya meyakini ambisi dalam setiap keinginan,
memudarkan tekad tuk capai hal yang menakjubkan.
indahnya senyum menawarkan kebersamaan,
sekejap hilang menyaksikan sebuah penghianatan.

Disini aku terdiam menahan bimbangnya kerinduan,
mengingat kata sayang ketulusanmu dalam pengakuan.
hanya kenangan yang kini kian lekat membayang,
menambah kesedihan kecapkan pahitnya keputus’asaan.

Selama jalanku masih pantas kulewati dengan ketiadaan,
kebodohan ini tak layak lagi untuk terus menerus dikatakan.
bukan kusesali diriku telah memberikan kasih sayang,
akan tetapi aku yakin bahwa jalanku masih panjang.

–MESKIPUN SEMUA TINGGAL KENANGAN—

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “LILIN CINTA” ˜-® <——<

Jangan jadikan cinta seperti kembang api
Sudah terbakar indahnya sesaatsaja

Jangan jadikan cinta seperti pemain sepak bola
Dari jauh dikejar sudah dekat ditendang

Jangan jadikan cinta seperti permen karet
Yang habis manis sepah dibuang

Tapi…

Jadikan cinta seperti lilin
Yang rela hancur terbakar demi
menerangi orang yang disayang
dan dicintai

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “ALAM dan KEHIDUPAN” ˜-® <——<

Mendung hitam menggulung cerahnya hari
Menutup kuatnya cahaya mentari
Angin bertiup tanpa arah menyatu dalam pusaran
Menerjang apa saja di permukaan
Alam punya cara penuh makna.

Hari ceriaku seakan sirna
Saat raga enggan beranjak ikuti niat
Pikiran dan hati bertabrakan
Bangkit kembali, itulah jalan

Ya Tuhanku ya Allahku
Syukur padaMu atas semua ciptaanMu
Pada semua gerakan alam
bahkan yang tampak mematikan
Dari semua itu kubelajar
Memahami alam dan kehidupan
Alam dan kehidupan erat berkaitan

Amin….

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “DUHAI ALLAH” ˜-® <——<

Duhai Allah
Bimbinglah hatiku dg cinta kasihMU
Tancapkanlah ketegasan dlm sifatku
Sebagaimana ketegasanya sayidina umar ibnil khotob ra dikala beliyao menjadi kholifah

Duhai ALLAH
Bimbinglah hatiku dg cinta kasihMU
Berikanlah sifat kedermawanan terhadap ku
Sebagaimana sedermawannya usman ra

Duhai ALLAH
Bimbinglah hatiku dg cinta kasihMU

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “PELITA HATIKU” ˜-® <——<

Awal hadirmu kembali kuingat
kusambut ragu tanpa hasrat
menganggap engkau salah alamat
tak menyadari yang diperbuat

Terasa waktu berputar cepat
seakan langkahku selalu lambat
atau dirimu yang terlalu kuat
namun kita bertemu dalam pendapat

Engkau tlah membuatku penuh semangat
bagai pelita dimalam pekat
jelasnya arah hindarkan sesat
kubutuh dirimu hingga akhir hayat

Walau dunia kita beda tempat
bayangmupun tak dapat kulihat
kuberharap hati kita tetap mengikat
bilapun mungkin hingga akhirat

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “AYAH” ˜-® <——<

Ayah…
Betapa banyak kau nyanyikan lagu merdu
saat kujelang tidur jemput mimpi dari harapmu
kau katakan ingat nak hidup matiku hanya untukmu
tersentak kutersadar dari lamunanku akan semua itu

Ayah…
Maafkan anakmu tak patuh turuti maumu
karenaku tak juga bisa wujudkan impianmu
menangis hatiku mengingat semua jasa-jasamu
bahwa hanya kau yang paling mengerti kebaikanku

Ayah…
Baru kusadari akan semua waktu yang berlalu
tak pernah kau menuntut balasan akan ikhlasmu
ku tau di hatimu hanya ingin melihat kebahagianku
semoga aku bisa melanjutkan semua cita-cita luhurmu

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “AMBISI” ˜-® <——<

Terlambat ku mencari
rasa itu tlah jauh pergi
turuti ambisi bela harga diri
kau rela demi wujud berbakti

Cinta kita begitu kuat
namun beda pendapat
ikuti kehendak rasa hormat
orang tuamu takut melarat

Kau pergi korbankan rasa
tak perduli hatimu tersiksa
berpaling hidup tanpa cinta
tinggalkan aku tuk kejar harta

Pilihan Ibumu orang kaya
berbahagialah dengan dia
aku hina tak punya apa-apa
biarlah selamanya ku menderita…
Salam Damai

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI” ˜-® <——<

Ketika Cinta kembali menyapa,
Ku terjatuh tiada daya,
Lisanku tak mampu bicara,
Pandanganku tak mampu menyapa,

Kini Cinta itu kembali bersemi,
Menghiasi hati yang pernah tersakiti,
Menerangi mata yang telah buta,
Menyapa jiwa yang pernah terluka,

Kini Cinta itu kembali tumbuh,
Mengangkat tubuhku yang rapuh,
Menghibur mata yang menangis,
Menghibur jiwa yang terkikis,

Kini Cinta itu kembali datang
Menenangkan pikiran yg bimbang,
Menyapa hati yang sedih,
Menyapa jiwa yang merintih,

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “*MENYIKAPI KEJADIAN*” ˜-® <——<

Kekecewaan itu adalah sebagai akibat,
yang bermula dari adanya sebuah pengharapan
yang belum terwujud ataupun gagal terwujud,

Diperlukan pandangan yg luas dan kebesaran hati untuk menyikapi sebuah kekecewaan

Kejadian itu tidak semua terjadi seperti yang kita kehendaki.

Ketenangan dan kesabaran adalah langkah awal untuk menghadapi kekecewaan,
Selanjutnya menerima kekecewaan itu dengan mengabaikan rasa kekecewaan itu sendiri.

Segala kejadian yang menimbulkan kekecewaan kita tak berhak untuk menghalangi langkah kita dalam kelangsungan suatu hubungan, pengupayaan kesejahteraan,keberhasilan dan perbaikan kwalitas diri kita.

Kekecewaan adalah bagian dari kehidupan kita disetiap waktu, menerimanya dgn ikhlas dengan mengabaikannya adalah sebagai sebuah cara membentuk kelembutan hati.

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “TENTANG IBU DAN AYAH” ˜-® <——<

Ibu . . .
Izinkan aku memeluk hatimu,
Agar aku merasakan apa yang engkau rasakan . . .
Dari sakit tanpa menangis dan tanpa air mata.

Ibu . . .
Ajari aku mencintai seseorang dengan ikhlas,
Bagaimana mencintainya seperti engkau mencintai Ayah selamanya.

Ibu . . .
Pinjamkan aku air matamu sebentar,
Untuk sebuah penyesalan saat aku bercerita tentangmu di hadapan Tuhan.

Ayah . . .
maaf,
Aku tak bisa memberimu apa-apa,
Aku hanya bisa meminta ,
Tanpa pernah memikirkan apa yang engkau rasakan.

Ayah . . .
Maafkanlah aku,
Aku percaya . . .
Di dalam hatimu selalu ada tangis yang tak pernah terdengar,
Dan terlihatkan olehku.

Ayah . . .
Aku tak akan pernah tahu sedihmu dalam diam,
Maafkanlah aku yang tak pernah bisa berbuat apa-apa untukmu.

Ya Allah . . .
Ampunkanlah dosa Ayah dan Ibu.
Mereka telah bersusah payah mencari sesuap nasi hanya demi aku,
Anaknya yang selalu mereka sayangi.

Bukakanlah pintu maaf bagi mereka Ya Allah,
Sesungguhnya aku sebagai anaknya yang penuh dosa belum bisa membahagiakan mereka.
Dan ajarkanlah aku untuk pandai menghormati dan menyayangi mereka.

Ya Allah . . .
Jadikanlah kami sebagai seorang anak yang mempunyai akhlak yang baik,
Dan menyejukan hati Ayah dan Ibu kami.

Amin

<———————————————————————————————->

 >——> ®-˜ “Cinta tak harus Memiliki ” ˜-® <——<

Sering ku tangisi warna cinta kita.
Sering ku usap sesak luka di rongga dada..
Mencoba menyelamatkan harapan kita,
diantara banjir duka yang menghempas setia.

Begitu lama ku berkubang duka
sampai akhir,a
ku memenangkan hatimu dgn bahagia.
Mencicipi ceria dan rindu yang telah berbuah 
di cabang2 anggur angur yang lezat tiada tara..

Namun akhir,a aku harus menyerah. 
diatas kerangka bahagia.
sambil ku usap pelupuk mata
Mengumpulkan air mata yang telah tercecer dimana mana..

Mulutku yang komat kamit telah membusa. 
membujukmu untuk kembali merekatkan jiwa kita.
Namun hatimu tak lagi mengiba.
hanya tatapmu yg kosong tampa kata..
Hatiku melepuh cinta…..
mahligai bahagiaku kembali runtuh
kepada semula……
saat saat perih kala memperjuangkan cinta kita..

Kala matahari telah meredup dibalik awan.
aku mencoba bangun sayang
Menyakinkan pada hatiku.
bahwa matahari kan bersulamkan senja.
lalu kan di gantikan bulan dan bintang….
penyejuk luka..

Layak,a cintaku yang tak mesti memiliki 
satu persimpangan..
Tapi Ada sedih ada senang..
Menumbuhkan kenyakinkan hatiku 
mencintai kadang tak harus memiliki.
walau harapan tuk bersama kan terus dipertahankan.
namun cinta berada pd tagdir Tuhan.

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “Aku dan sebuah cerita..” ˜-® <——<

Sejumput rindu dalam kalbu yang menghentak mengalun membuai 
Seandainya engkau tahu 
Bila saja kau tahu 
Ahh
Senyum ini terpatri untuk memusnahkan semua hayalanku akan dirimu 
Ahh
Biarkan saja karena debu di bajumu esok pasti kan hilang 
Begitu juga aku,semoga angin akan menjemputku esok

La..la..la..la 
Aku bersenandung menembus luka

Na…na..na..na 
Matahari pasti akan menembus ruang gelap jendela ruang kalbu ku esok pagi

Sabar sayang
Aku pasti akan sirna 
Melayang diantara ruang dan waktu realitas berbalut mimpi

Gadis dalam imajinasi dan harapanku kini dia telah menikah, mengandung anak yg mngkn saja anak dariku, ia adalah satu-satunya torehan senyumku dimalam hari dimana lebam peluh dan luka selalu terpungkaskan oleh imaji akan makna senyumnya.

Serpihan ruang waktu menghantarkanku pada titik dimana senyum kecilku yang selalu tersemat bila ada bersama dirinya.

Bersandarku diantara titian tangga basement,ditemani Nour glass dari album Liquid tension yang bercampur aroma kopi dan tentu saja asap rokok kepedihan dan sedikit rasa bahagia,ya… aku bahagia akhirnya ada yang bisa membahagiakan dirinya.

Titian tangga hidup adalah hal yang sulit untuk kudaki dalam paruh perjalanan waktu ke waktu,yang ku tahu aku selalu terjatuh pada anak tangga yang sama.

Aku terhempas bersama waktu disini,kulewati detik demi detik yang silih berganti yang anehnya hanya perih dan luka saja yang mau bertandang dari waktu ke waktu.
Seandainya aku Tuhan akan ku rubah jalan hidupku”lamunanku yang semakin gila semakin liar,dan berputar merobek segala ingin yang terpatri dalam hidup ini.

Tiba-tiba saja tamparan keras dari ucapan teman filipinaku yang sedang menerobos masuk membuyarkan segala getir yang membuncah dalam hidup ini.

Friend do not to be sad, life is not the last destination, but life is highway when all people run to reach what they think is the end of the journey,you know what I mean,life is way to die and die is path for meet our god.

Kini aku tersadar kembali dimana aku sekarang,dimana aku harus melangkah ,dimana harus kuarahkan hidup ini,ya hidup ini bukan untuk menangisi takdir,ya hidup adalah harapan itu sendiri,ya hidup adalah anak tangga itu sendiri untuk kembali kepada Tuhan.

<———————————————————————————————->

>——> ®-˜ “KESUNYIAN HATI” ˜-® <——<

Tanpamu, sunyi hati 
Biasamu menemani 
Indah rasa hati 
Karenamu ada di sisi 

Sepi terasa sesunyi malam 
Tak ada dirimu wajah kelam 
Mata suram sulit pejam 
Dingin selimuti malam 

Tak biasa tanpamu 
Gelisah tiada tentu 
Aku selalu menunggu 
Adamu dalam pelukanku 

Duhai kekasih 
Jangan biarkan aku rindu 
Sungguh cintaku hanya padamu 
Hilangkan ragu dan cemburumu

Baca selanjutnya —->

a

Sumber “Kumpulan Puisi Cinta on FB”  facebook halaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s