CINTA SEJATI SESUNGGUHNYA

  Mungkin awalnya kamu akan menolak untuk diajak ciuman, karena tahu itu tidak boleh. Akan tetapi, lama-kelamaan kmu tidak akan sanggup menolak godaan itu. Apalagi kalo sang pacar ngotot minta, sedangkan kalo tidak diberi dia akan marah. “Lebih baik mengalahlah untuk sekali ini saja. ya, Demi CINTA SEJATI (pikirnya).
 
  Begitu ciuman sekali rasanya gimana gitu, bikin hati deg deg serrr.. dan jiwa melayang ke angkasa Maka besoknya akan terulang dan terus berulang Begitu pasangan menikmati ciumannya, maka akan ada energi lain untuk menggerakkannya untuk berbuat LEBIH dari itu TANPA MEREKA SADARI. Percaya nggak? (pengalaman sih). 
 
Seterusnya tangan mulai meraba- raba dan…dan…dan… kamu bisa bayangin sendiri deh! 
 
  Cinta sejati itu tak akan ada, kecuali setelah menikah. Sedang selain itu, maka pada umumnya adalah cinta semu. Cinta yg hanya mengikuti angan-angan dan fatamorgana, sekedar menuruti kesenangan, hawa nafsu, dan pelampiasan emosi belaka. 
 
 STOP BERBUAT DOSA ATAS NAMA CINTA !!
 
 
HAKIKAT CINTA
 
  Cinta adalah bagian dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta.Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat.
 
  Hikam “dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (Al-Qur`an: Al-Imron ayat 14)
 
Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
 
  Cinta memang sudah ada didalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati cinta bisa menulikan dan membutakan kita. 
 
 Cinta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah cirinya adalah orang yang tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat. Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan, inilah yang paling berbahaya dari cinta yang tidak terkendali. 
 
  Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja. 
 
 Cara untuk bisa mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan, jangan berkhalwat berdua-duaan, jangan dekati zina dalam bentuk apapun dan jangan saling bersentuhan. Bagi orang tua yang membolehkan anaknya berpacaran, harus siap-siap menanggung resiko. Marilah kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak sholawat, dzikir, istighfar dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang akan memperdayakan kita. Sepertinya cinta padahal nafsu belaka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s